“Kami hadir bukan sekadar ingin menunjukkan bahwa di Lingga ada masyarakat Jawa. Lebih dari itu, ini adalah bentuk silaturahmi akbar. Lingga bisa maju dengan keberagaman budaya dari berbagai suku yang hidup rukun dan saling mendukung,” ujar Suryadi kepada harianmemokepri.com, Minggu (14/12/2025).

Menurutnya, Paguyuban Turonggo Kencono juga aktif mendukung kegiatan-kegiatan daerah, terbukti dengan partisipasi mereka dalam perayaan HUT Kabupaten Lingga selama dua tahun berturut-turut.

“Kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat dan pemerintah bahwa kami hadir di Lingga sebagai bagian dari pendukung kemajuan daerah dan pemerintahan,” tambahnya.

Potensi dan Harapan Dukungan Pemerintah

Dengan dukungan masyarakat suku Jawa yang tersebar di berbagai desa di wilayah Lingga, Paguyuban Turonggo Kencono diyakini memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan dikenal lebih luas di tingkat lokal maupun regional.

Namun, keberlanjutan paguyuban ini juga memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah. Dukungan tersebut dapat berupa pembinaan, fasilitasi kegiatan budaya, serta penyediaan sarana dan prasarana agar kesenian tradisional yang mereka usung dapat terorganisir secara lebih profesional dan berkelanjutan.