“Kami ingin melihat Al-Qur’an benar-benar hidup di rumah-rumah masyarakat. Ketika para ibu membiasakan membaca Al-Qur’an, anak-anak dan anggota keluarga lainnya akan ikut termotivasi. Dari rumah inilah akan lahir keluarga-keluarga Qur’ani yang menjadi fondasi masyarakat yang lebih baik,” tutup Mas’ah Cepa.