HARIANMEMOKEPRI.COM — Dengan rasanya yang khas, Ikan Kaci banyak dicari Warga Lingga yang mempunyai kemampuan secara ekonomi dan para pejabat pemerintahan.
Harga tak menjadi alasan bagi Warga Lingga yang menyukainya, karena memang rasanya sangat menggugah selera, apalagi kecintaan akan bertambah bila ikan ini dimasak dengan cara digulai.
Namun Warga Lingga yang merupakan keluarga nelayan di salah satu perkampungan, saat memakan Ikan Kaci seperti menelan obat pahit.
Hal ini dikarenakan ketika memakan Ikan Kaci mereka sambil membayangkan harga jualnya yang bisa untuk membeli bahan bakar mesin perahu, atau bisa untuk membeli keperluan di dapur.
Tak jarang, ketika mendapatkan ikan ini, para nelayan tak ubah seperti mendapatkan kembali permata yang hilang.
Mengenai harga ikan ini dipasaran khususnya di Lingga mencapai 30 sampai 40 ribu rupiah perkilogramnya.
Ikan Kaci ini di Lingga terkenal dengan sebutan Ikan Seminyak, dikarenakan ketika di masak gulai asam pedas atau pindang (Singgang), akan bermunculan minyak pada kuah, walau di awalnya tidak melewati proses penumisan pada bumbu.
Salah satu kawan santapan yang tepat bagi Ikan Gulai dan Pindang biasanya oleh Warga Lingga kebanyakan dengan makanan Gubal Sagu.
Tak hanya itu saja, sambal terasi, ikan asin, dan juga daun muda atau lalapan, menjadi pelengkap kebahagiaan pada saat makan.***

