Menurutnya, nelayan memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk menjaga keseimbangan alam karena mereka adalah kelompok yang paling bersentuhan langsung dengan lingkungan.
“Nelayan hidup dari laut, tapi hutan juga punya peran besar dalam menjaga ekosistem. Kalau kita jaga hutan, sebenarnya kita juga sedang menjaga laut dan kehidupan kita sendiri,” tambahnya.
Meski menyadari bahwa transisi menuju teknologi baru ini memerlukan waktu dan edukasi yang tidak instan, HMNI Kepri berkomitmen untuk hadir mendampingi para nelayan.
Sosialisasi akan dilakukan secara bertahap agar pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan dapat diterima dengan baik tanpa menjadi beban bagi masyarakat.
“Kami tidak ingin ini jadi beban. Kami ingin ini jadi kesadaran bersama. Nanti teknisnya akan kita jelaskan dan kita dampingi, supaya nelayan bisa benar-benar memahami manfaatnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ravi membuka ruang diskusi bagi seluruh nelayan kelong ikan tri untuk mengenal lebih jauh berbagai alternatif teknologi ramah lingkungan yang dapat diterapkan dalam aktivitas harian mereka.

