Selain menyoroti persoalan lokasi lahan plasma, Maulana juga meminta perusahaan PT CSA agar segera melakukan penanaman kelapa sawit pada lahan yang telah dibuka dan digarap di wilayah Desa Keton.
Ia mengingatkan bahwa lahan yang terlalu lama dibiarkan terbuka berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, terutama saat memasuki musim hujan.
“Kami berharap lahan yang sudah dibuka segera ditanami. Jika terlalu lama dibiarkan terbuka, kondisi cuaca dan curah hujan dapat menyebabkan erosi bahkan longsor pada beberapa titik lahan,” katanya.
Meski demikian, Maulana menegaskan bahwa pemerintah desa dan masyarakat tetap mendukung masuknya investasi ke Kabupaten Lingga.
Menurutnya, investasi memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
Dirinya mengapresiasi masuknya investasi ke Kabupaten Lingga. Pada prinsipnya kami mendukung setiap investasi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pembangunan daerah.

