HARIANMEMOKEPRI.COM — DPRD Kabupaten Lingga menggelar Rapat Paripurna dengan tiga agenda sekaligus yang berlangsung Kantor DPRD Kabupaten Lingga,Selasa (19/2023).
Tiga agenda dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lingga yakni Penyampaian Nota keuangan dan RAPBD Perubahan Kabupaten Lingga oleh Bupati Lingga.
Baca Juga: MWC NU Batam Kota Bakal Gelar Safari Maulid Nabi Muhammad SAW Selama 41 Hari
Penyampaian Laporan pandangan umum fraksi tentang Nota keuangan dan RAPBD Perubahan Kabupaten Lingga tahun 2023 dan tanggapan Bupati Lingga terhadap pandangan umum fraksi fraksi.
Rancangan perubahan APBD dimaksud kebijakan penganggarannya di arahkan sesuai dengan perkembangan keuangan daerah dan Prioritas Pembangunan.
Sesuai dengan perubahan RKPD dan perubahan KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2023 diperkirakan Rp875,2 miliar naik menjadi Rp15,6 miliar dari pendapatan daerah pada APBD murni sebesar Rp859,6 Miliar.
Adapun rincian pada pendapatan daerah dalam RAPBD dan anggaran 2023
1. PAD APBD murni 2023 di targetkan Rp66,6 miliar turun menjadi Rp12,4 miliar sehingga menjadi Rp54,2 miliar yang di targetkan pada rancangan Perubahan APBD tahun 2023.
2. Pendapatan transfer APBD murni tahun 2023 di targetkan Rp791,3 miliar mengalami kenaikan sebesar Rp28 miliar sehingga menjadi Rp819,4 miliar.
3. Lain lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan pada APBD murni tahun 2023 sebesar Rp1,6 miliar tidak mengalami kenaikan ataupun penurunan.
Ada beberapa Fraksi Partai Politik menanggapi terkait dengan Nota keuangan dan RAPBD Perubahan Kabupaten Lingga tahun 2023.
1. Fraksi Partai Nasdem menyetujui seluruh usulan program dan kegiatan dalam RAPBD Perubahan tahun 2023, namun ada beberapa hal menjadi perhatian dimana seluruh OPD yang mendapatkan tambahan anggaran dalam pengerjaan fisik agar mengevaluasi yang berpotensi menjadi permasalahan pada akhir tahun anggaran.
Fraksi Partai Nasdem meyakini bahwa penerimaan sektor PBB P2 masih dapat dioptimalkan apabila semua pihak berkomitmen dalam upaya peningkatan dengan berbagai sarana.
Baca Juga: Pramuka Racana Umrah Gelar Maritim Scout Competition, SMAN 1 Tanjungpinang Keluar Sebagai Juara Umum
2. Fraksi Demokrat Perjuangan Bangsa berharap rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Lingga tahun 2023 selain mendukung kelancaran pemerintahan dan pembangunan juga dapat memenuhi kebutuhan serta pengamanan daya beli masyarakat.
3. Fraksi Partai Golkar mencermati kebijakan perubahan APBD 2023, bahwa perubahan APBD ini dari sektor pendapatan disusun dengan pendekatan kinerja berpedoman pada prinsip efektif efisien ekonomis transparan dan dengan memperhatikan asas keadilan kepatutan bertanggung jawab dan manfaat bagi masyarakat dengan melihat kondisi aktual kinerja ekonomi daerah dan nasional.
Untuk itu Fraksi Partai Golkar mengarahkan penyesuaian pendapatan asli daerah dengan mempertimbangkan proyeksi sumber pendapatan melalui perkiraan yang terukur secara rasional
Sesuai dengan beberapa pokok pikiran dan dasar hukum di atas maka fraksi Partai Golkar turut mengapresiasi tentang arti penting perubahan APBD tahun 2023.
Baca Juga: Balai Nikah Diresmikan Rahma, Sebagai Alternatif Untuk Akad Nikah Selain di KUA
4. Fraksi Keadilan Pembangunan menanggapi dalam melakukan perubahan APBD harus terus memperhatikan asas fungsi serta prinsip dan perencanaan pengawasan alokasi dan distribusi perencanaan masih banyak kegiatan yang tertunda bahkan belum dapat dilaksanakan. Maka dari itu orientasi belanja untuk kebutuhan masyarakat harus menjadi skala prioritas pemerintah daerah.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Lingga M Nizar mengucapkan terimakasih serta apresiasi serta masukan yang diberikan kepada pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi fraksi terhadap penyampaian nota keuangan RAPBDP tahun 2023.
Baca Juga: Sekdaprov Kepri Adi Prihantara Pimpin Peringatan Harhubnas 2023 Tingkat Provinsi Kepri
“Kami akan melakukan tata kelola dan pembinaan secara berkelanjutan untuk menghasilkan BUMD yang berkualitas dan memberikan pengaruh signifikan terhadap pendapatan daerah. Sehingga dapat memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah sesuai dengan potensinya,” pungkasnya.

