Sinar berharap, kapal pompongnya segera ditemukan dan jika ada warga yang berbaik hati mengembalikan, karena selain sebagai kendaraan laut juga sebagai alat mata pencarian.

“Kalaupun memang hilang atau karena dicuri semoga ada yang menemukan dan berbaik hati mengembalikan,” ucap Sinar.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Kelit, Brigadir Yoan Afdinal membenarkan adanya kejadian warga kehilangan kapal pompong dan hingga kini belum ditemukan.

“Iya benar ada warga yang kehilangan Pompong, dari tadi malam sampai tadi subuh warga sudah mencoba menyisiri lokasi kehilangan, tidak ada tanda-tanda pompong ditemukan,” ungkap Brigadir Yoan.

Lebih lanjut Brigadir Yoan menerangkan tidak ada saksi mata yang melihat kejadian pencurian atau membawa kabur pompong di lokasi kehilangan, sehingga pompong Sinar diprediksi tenggelam.

“Semalam sempat hujan dan di lokasi ramai karena ada kapal fery yang masuk, dan ada juga sebagian warga yang bilang mungkin tenggelam, jadi kalau prediksi sementara juga menurut kami pompong milik warga ini tenggelam,” tambah Yoan.