“Melalui transformasi 6 SPM ini, kita ingin memastikan bahwa pelayanan tidak terpisah-pisah, tetapi terintegrasi. Harapannya, masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan layanan dasar,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Desa Rantau Panjang juga melaksanakan peninjauan lapangan sebagai implementasi SPM pada bidang pekerjaan umum. Peninjauan difokuskan pada kondisi saluran drainase di sekitar jalan perkampungan Dusun II.

Hasil pengecekan menemukan beberapa titik drainase dalam kondisi rusak dan dinilai perlu segera mendapatkan penanganan.

Rio menjelaskan bahwa pemerintah desa telah menyusun rencana perbaikan dan pembangunan drainase secara bertahap dengan memanfaatkan alokasi Dana Desa (DD).

“Kami sudah melihat langsung kondisi di lapangan. Memang ada beberapa drainase yang perlu diperbaiki, dan ini akan menjadi prioritas pembangunan ke depan melalui Dana Desa secara bertahap,” jelasnya.

Ia berharap, langkah tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan pelayanan dasar, tetapi juga mampu memperbaiki kualitas infrastruktur desa demi menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Intinya, semua yang kami lakukan bermuara pada satu tujuan, yaitu menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya.