HARIANMEMOKEPRI.COM — Keberagaman jenis kayu hutan Kabupaten Lingga.
Menjadikan masyarakatnya memberikan sebutan nama kayu yang umumnya hampir sama di seluruh daerahnya.
Keberagaman jenis kayu hutan ini juga menjadikan masyarakat memiliki banyak pilihan berkaitan dengan jenis kayu yang akan digunakan.
Baca Juga: Aplikasi Tiktok, 7 Tips Bagi Pemula Menghasilkan Uang, Cukup Mudah Caranya, Langsung Praktekkan
Tentunya peran orang orang tua, cerita dari mulut mulut sangat menentukan dalam penggunaan jenis kayu hutan untuk sebuah bangunan
Berikut keberagaman jenis kayu hutan yang sudah teruji
1. Balau.
merupakan jenis kayu hutan dengan serat halus, bobotnya berat, meskipun diletakkan kedalam air dalam keadaan kering pun tetap tenggelam warnanya agak kekuningan habitatnya dipinggiran sampai kepuncak bukit.
Baca Juga: 4 Komik Dewasa Bergenre Romantis, Khusus 18+ Saja Yang Boleh Baca ya Bestie
Digunakan sebagai bantalan utama ,bahan kusen pintu maupun jendela.
2. Kapur,
Jenis kayu hutan ini berserat halus memiliki aroma khusus, dan kayu ini juga mengeluarkan minyak yang dapat dimanfaatkan.
warna penampang serat kemerahan
Habitat nya dataran tinggi hingga ke bukit sampai puncak puncak bukit.
Baca Juga: Aplikasi Pesan Whatsapp, Begini 10 Langkah Sadap Chat Pacar, Bisa Juga Digunakan untuk Orang Lain
Digunakan sebagai gelegar, lantai, dinding, Kosen,daun pintu dan daun jendela dan kuda kuda
3. Daru daru
Jenis kayu hutan ini juga berserat halus teksturnya mudah pecah warna serat kuning keputih putihan
Memiliki aroma khas,bobot nya berat baik kondisi basah maupun kering lebih kulit artinya menyebabkan rasa gatal gatal, hidup: dipinggir bukit dan dataran rendah.
Baca Juga: Brisia Jodie Sempat Nutup Diri Karena Trauma, Syukur dan Doa Buat Dia Kembali Bangkit
Digunakan sebagai tonggak rumah, bantalan utama atau disebut rasok dan gelegar.
4. Resak
Jenis kayu hutan ini hampir sama dengan jenis 1 dan 3 di atas namun untuk membedakannya ada pada bawan kulitnya.
Tingkat kekerasannya dibawah jenis 1 dan 3 di atas dan tumbuh di dataran rendah.
Baca Juga: Capybara Dipanggil Mas Bro oleh Netizen, Ternyata Ini Alasannya
Digunakan sebagai bantalan ,rasok , gelegar, lantai, tonggak rumah ,tonggak pelantar maupun jembatan, dan tonggak Bagan Kelong
5. Mentapal
Jenis kayu hutan ini hampir sama dengan nomor 1, 3 dan 4 untuk membedakannya pada kulit luar berwarna hitam ,kulit ari pohon ini sebabkan alergi seperti gatal-gatal
Tempat pertumbuhannya pada dataran rendah
Digunakan sebagai Rasuk maupun gelegar, tonggak rumah, tonggak pelantar maupun jembatan.
Baca Juga: Aplikasi Pesan Whatsapp, Cara Mengetahui Orang yang Sering Dihubungi Pasangan Kalian
6. Bayas
Jenis kayu hutan ini wujudnya seperti pohon pinang, sepanjang nya berduri seperti jarum yang menempel pada batangnya.
Digunakan sebagai tonggak (pancang Kelong )
Mengenali nama nama kayu hutan berikut jenis nya, bagi masyarakat Kabupaten Lingga menjadi sangat penting agar sebuah bangunan yang dibangun dapat bertahan rentang waktu kendali.

