Di mana saat itu pasien menunjukkan tanda-tanda penurunan kesadaran dan kejang. Penanganan medis dilakukan dengan pemberian oksigen, obat kejang, dan obat demam.

Pada pukul 14.38, petugas mencoba menghubungi RSUD Tanjungpinang, tetapi beberapa kali panggilan tidak berhasil tersambung.

“Hingga akhirnya, pukul 15.20, Puskesmas Kampung Bugis berhasil berkomunikasi dengan RSUD Tanjungpinang untuk menyampaikan kondisi pasien,” jelas Rustam.

Setelah berkonsultasi dengan dokter anak, RSUD Tanjungpinang menyarankan agar pasien dirujuk ke RSUP RAT karena keterbatasan alat bantu napas.

Namun, komunikasi dengan RSUP RAT juga mengalami kendala. Puskesmas baru berhasil menghubungi RSUP RAT pada pukul 15.56 setelah beberapa kali mencoba.

Rustam menambahkan, hingga pukul 16.33, pihak puskesmas masih terus memberikan penanganan medis karena belum mendapat konfirmasi lebih lanjut dari RSUP RAT.

Komunikasi terus dilakukan, tetapi jawaban dari rumah sakit baru diterima pukul 17.24 dengan informasi bahwa mereka masih menunggu tanggapan dokter spesialis.