Sebagai seorang mantan jurnalis yang pernah bertugas di Kabupaten Lingga, Metio mengaku memahami karakteristik pemerintahan daerah, aparat penegak hukum, hingga para pelaku usaha di wilayah tersebut.
“Saya cukup lama berkecimpung di dunia jurnalistik di Lingga, jadi saya mengenal baik kondisi sosial dan hukum di sana,” tambahnya.
Dalam proses pembentukan DPD WHN Lingga, Metio mengungkapkan langkah awal yang dilakukan adalah membentuk grup WhatsApp sebagai wadah komunikasi awal.
“Melalui grup ini, kami ingin menyatukan persepsi sekaligus menilai siapa yang paling tepat untuk diberikan mandat sebagai Ketua DPD WHN Lingga. Pemilihan ketua dilakukan dengan seleksi yang matang,” jelasnya.
Ia berharap kehadiran WHN di Kabupaten Lingga nantinya dapat memberikan dampak positif bagi penegakan supremasi hukum di daerah tersebut.
“Kami ingin WHN menjadi organisasi yang berkontribusi nyata dalam memperkuat kesadaran hukum masyarakat,” pungkasnya.

