HARIANMEMOKEPRI.COM — Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad meresmikan penggunaan jalan integrasi Dermaga Pelantar I dan Pelantar II Pelabuhan Kuala Riau Tanjungpinang, Selasa (21/2023)
Terbangunnya jalan integrasi Dermaga Pelantar I dan Pelantar II ini akan semakin memudahkan akses masuk barang dan logistik yang mengandalkan Pelabuhan Kuala Riau Tanjungpinang.
Baca Juga: Tahun 2022, Ombudsman RI Perwakilan Kepri Paling Banyak Menerima Laporan Terkait Agraria
Pembangunan Jalan Integrasi Dermaga Pelantar 1 dan Pelantar 2 di Pelabuhan Kuala Riau ini menggunakan pembiayaan alternatif dari PT SMI dengan nilai kontrak sebesar Rp. 21.283.466.000,- untuk pembangunan Segmen Pelantar 1 dan Rp.15.832.491.928,- untuk pembangunan Segmen Pelantar 2.
Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mengatakan dengan adanya jalan integrasi ini, maka selanjutnya truk dan angkutan barang yang akan bongkar muat di Pelabuhan Kuala Riau akan masuk melalui jalur Pelantar I dan keluar di Pelantar II. Sehingga bisa memperlancar proses distribusi barang dan logistik di Kota Tanjungpinang.
Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Membuka Pelaksanaan MTQ ke 17 Tingkat Kecamatan Tanjungpinang Kota
Pertumbuhan ekonomi di Kota Tanjungpinang akan semakin meningkat dengan terintegrasinya Dermaga Pelantar I dan Pelantar II. Ditambah angka inflasi kebutuhan pokok di Tanjungpinang juga akan semakin terkendali dengan singkatnya waktu dwelling time (bongkar muat) di Pelabuhan Kuala Riau.
“Saya juga memohon dukungan kepada masyarakat Tanjungpinang, karena badan bantuan luar negeri dari Amerika Serikat yaitu Millenium Challenge Corporation (MCC) tengah mengkaji Pelantar I dan Pelantar II untuk mendapatkan bantuan hibah sebesar Rp 300 miliar,” ujar Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad.
Penekanan bel sebagai tanda peresmian dilakukan bersama Gubernur Kepulauan Riau Periode 2005-2010 Ismeth Abdullah, Kajati Kepri Gerry Yasid, anggota DPRD Provinsi Kepri Rudi Chua, Bobby Jayanto, dan Teddy Jun Askara.***

