Kepri HMK, Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar Bedah Buku Kedatangan Opu Tandru Daeng Rilaka ke Riau bersama H. Wan Tarhusin,Bsc dan Irwan Djamaluddin,P.hd, Kamis (14/19).

Kegiatan ini dalam rangka memperingati 3 tahun kepemimpinan Abdul Haris, SH dan Wan Zuhendra di Gedung Serbaguna Tebang Kecamatan Palmatak.

Bedah buku yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Kepri, DPRD KKA, FKPD Kepulauan Anambas, perwakilan dari Kemenag, Ketua GOW, beberapa OPD, Camat dan Kepala Desa Palmatak dan Siantan Tengah, serta perwakilan dari pelajar tingkat SLTP dan SLTA se Kecamatan Palmatak.

Diketahui, buku ini menceritakan tentang perjalanan Opu Tandru Daeng Rilaka beserta Putra dan Putrinya yang datang dari Negeri Luwuk (Bugis) menuju ke Riau.

Kerajaan Riau pada masa lalu yang masih menyatu dengan beberapa negeri seperti Lingga, Riau Johor, dan Pahang , merupakan satu rumpun melayu yang pernah hidup bersama puak Melayu dan Bugis.

Wakil Bupati dalam sambutan mengatakan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dan yang menghargai sejarahnya.

“Yang merupakan tema acara tersebut, adalah bagaimana kita mengenali sejarah melayu di Kabupaten Kepulauan Anambas,” katanya.

Wan Zuhendra mengharapkan, dengan adanya bedah buku ini, mampu mentransformasi berbagai nilai sejarah budaya melayu untuk kehidupan yang lebih baik.

“Sasaran utama pada acara bedah buku ini adalah generasi muda, karena sangat rentan sekali terhadap pengaruh budaya asing yang nilai moralnya sangat jauh dari budaya melayu, juga untuk mengenalkan generasi muda kepada sejarah melayu yang ada di KKA,” ucapnya.

Penulis : Pinni
 Editor  : Tomo