HARIANMEMOKEPRI.COM — KRI Sigalu 857 dengan komandan Mayor Laut (P) Adhi Yuda Nugraha pada saat melaksanakan tugas operasi Garda Indosin-23 dibawah Kendali Operasi Gugus Tempur Laut Koarmada I (Guspurla I) dengan sektor operasi sekitar Kepulauan Riau.

Pada melaksanakan tugas operasi tersebut, KRI Sigalu 857 menerima informasi dari TB. SG Peace bahwa terdapat Kapal Perikanan Malaysia yang mengalami kerusakan dan terombang ambing di Perairan Timur laut Pulau Cula Kepri, Rabu (01/2023).

Baca Juga: Asops Kasdam I BB Lakukan Pengawasan dan Pembinaan di Makodim 0315/Tanjungpinang

KRI Sigalu 857 kemudian bergerak menuju lokasi dan menemukan speed boat patroli aparat Perikanan Malaysia mati mesin dan terombang ambing. Tindakan yang diambil yaitu menarik Kapal Perikanan Malaysia tersebut dan lego jangkar pada posisi aman di selatan Pulau Pemping.

Pada saat lego jangkar tersebut KRI Sigalu 857 memberikan pertolongan pertama dengan pengecekan kesehatan serta pemberian makanan dan minuman, menanyakan identitas kapal, personil dan pengecekan kondisi kapal.

Baca Juga: Berikut Ini 19 Objek Wisata Religi Yang Ada di Kota Batam, Ini Dia Lokasinya

Dari hasil pengecekan identitas kapal kondisi kapal didapati Nama Kapal  PL 87, Pemilik Jabatan Perikanan Malaysia Jenis Speed Boat dengan panjang 7 meter, lebar 3 meter, draft 1 meter dengan motor penggerak 2 motor tempel 150 PK.

Dalam kapal PL 87 terdapat empat orang yaitu Fatimah Binti Razak sebagai OIC/ officer in charge dengan anak buah tiga orang yaitu Zaharin Bin Baharudin,Halim Bin Sanip dan Marzuki Bin Jusoh.

Prajurit KRI Sigalu 857 juga memeriksa mesin dan mendapati penyebab kerusakan atau tidak normalnya mesin tersebut karena accu drop dan kemudian ditanggulangi dengan pengecasan kedua accu di KRI Sigalu 857.

Baca Juga: Klinik Helix Buka Lowongan Kerja di Batam, Cek Persyaratannya Disini

Atas kejadian itu langsung dilaporkan kepada Komando atas dan ditindaklanjuti dengan koordinasi dengan APMM (Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia) dan disepakati akan dilaksanakan penjemputan oleh kapal APMM pada posisi RV di titik koordinat 01º 12,878’ U – 103º 31,140 T yaitu di selatan Tanjung Pelepas Johor atau Barat laut Pulau Nipah Riau.

Setelah melakukan koordinasi menentukan titik koordinat yang telah disepakati KRI Sigalu 857 bertemu dengan kapal APMM pada pukul 19:30 Wib.

Baca Juga: Ini 5 Alasan Pasangan Selingkuh, Satu Diantaranya Karena Kesepian, Cek Empat Lainnya

Unsur APMM yang menjemput adalah KM Ramunia 3221, KM 1501, dan PL 39 kemudian dilaksanakan proses penyerahan PL 87 berikut awaknya kepada Kapal Pemerintahan Malaysia

Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Erwin S. Aldedharma mengapresiasi keberhasilan kegiatan SAR tersebut sebagai wujud pengaplikasian tugas operasi militer selain perang dan diplomasi TNI Angkatan Laut dalam menjalin hubungan baik dan kerja sama dengan negara sahabat

“Sejalan dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali yaitu kesiapan operasi baik alutsista maupun satuan operasi diikuti kemampuan dalam menjawab panggilan tugas yang saat ini berkembang secara dinamis,”jelas Pangkoarmada I.***