Armada dikelola melalui sistem kontrak dengan Perum Damri, menggunakan dua unit kendaraan berkapasitas 14 penumpang.
“Layanan beroperasi setiap hari dengan tarif Rp44 ribu sekali jalan. Loket awal akan tersedia di kawasan Tugu Sirih,” ujar Dini.
Gubernur Ansar Ahmad menyambut positif kehadiran moda transportasi ini. Ia menekankan pentingnya sinergi semua pihak dalam memanfaatkan peluang ini demi peningkatan aksesibilitas dan daya tarik pariwisata Kepri.
“Ini adalah peluang besar. Kita bersyukur Kepri mendapat perhatian pusat dengan ditetapkannya sebagai kawasan strategis pariwisata nasional,”
“Dengan tarif terjangkau dan kendaraan baru, wisatawan bisa bepergian dengan nyaman, aman, dan efisien,” ucap Ansar.
Ia juga optimistis jika layanan ini dimanfaatkan secara optimal, dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pariwisata Kepri akan semakin besar.
Ansar turut mengapresiasi rencana pembangunan loket di titik-titik strategis seperti pintu masuk kedatangan untuk memudahkan akses wisatawan.
Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem transportasi terintegrasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah berbasis pariwisata.

