Sementara itu, Kepala BP Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Bintan Wilayah Tanjungpinang, Cokky Wijaya Saputra, juga memastikan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan.

“Benar, penggunaan aset Pelabuhan Tanjung Moco ada pada kami untuk melayani dua kapal perintis. Kami sudah melakukan persiapan sejak jauh hari,” ungkap Cokky.

Sebagai langkah awal, BP Tanjungpinang telah memperbaiki beberapa fasilitas, termasuk kursi ruang tunggu penumpang.

“Kami pergunakan apa yang ada dulu, termasuk memperbaiki kursi ruang tunggu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Cokky menyatakan jika program ini berjalan lancar, pihaknya akan mengusulkan peningkatan fasilitas pelabuhan kepada pemerintah pusat.

“Harapan kami, jika ini berhasil, kami bisa ajukan peningkatan fasilitas ke pusat. Tentu ini akan berdampak positif pada pendapatan daerah dan perekonomian masyarakat Tanjungpinang,” tutupnya.