HARIANMEMOKEPRI.COM — Ketua MPR RI Ahmad Muzani menerima penganugerahan Gelar Kebesaran Adat Datok Seri Diwangsa Wira Perdana dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau.
Prosesi adat tersebut digelar di Gedung LAM Kepri dan disaksikan langsung oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, unsur FKPD, serta seluruh kepala daerah se-Provinsi Kepri, Jumat (14/11/2025).
Penganugerahan ini berdasarkan Surat Keputusan LAM Provinsi Kepri Nomor 5/LAM-Kepri/VIII/2025. Usai menerima gelar tersebut, Ahmad Muzani menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.
Menurutnya, gelar adat yang diberikan merupakan kehormatan sekaligus harapan besar dari masyarakat Melayu Kepulauan Riau.
“Kami terima ini sebagai harapan, penghargaan, dan semangat untuk kami bisa terus berkiprah menjaga keutuhan kenegaraan. Ini menjadi spirit bagi kami,” ujar Muzani.
Sehari sebelumnya, Ahmad Muzani menggelar diskusi bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan sejumlah tokoh daerah.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Ansar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepri dan meminta dukungan pemerintah pusat, termasuk MPR RI.
Menurut Muzani, pertumbuhan ekonomi Kepri saat ini sudah berada di atas rata-rata nasional, yakni 7,48 persen. Namun, Gubernur Ansar menargetkan capaian lebih tinggi pada akhir tahun.
“Gubernur berharap pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 8–9 persen. Jika itu tercapai, tentu menjadi prestasi besar,” kata Muzani.
Ketua MPR RI itu juga berharap angka kunjungan wisatawan ke Kepri dapat terus meningkat hingga menjadi yang tertinggi kedua nasional setelah Bali.
“Masyarakat Kepri sangat suportif dalam mendukung pembangunan pariwisata, termasuk pengembangan sarana dan fasilitasnya,” tuturnya.
Dengan penganugerahan gelar adat ini, Ahmad Muzani diharapkan dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan dan menjaga nilai-nilai budaya Melayu di Kepulauan Riau.

