HARIANMEMOKEPRI.COM — Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) dalam waktu dekat akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil IV).

Agenda Muswil KKSS ini akan diselenggarakan di Hotel CK Tanjungpinang pada Sabtu, 25 Mei 2024. Beberapa nama muncul sebagai calon Ketua KKSS Provinsi Kepri.

Nama-nama calon tersebut adalah Ady Indra Pawennari, Wakil Sekretaris KKSS Kepri; Amrullah Rasal, Sekretaris KKSS Kepri; Syamsu, Wakil Ketua KKSS Kepri; dan Masrur Amin, Ketua KKSS Kota Batam.

Ady Indra Pawennari disebut-sebut sebagai calon kuat untuk menggantikan posisi Daeng Muhammad Yatir, yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua KKSS Provinsi Kepri.

Enam Badan Pengurus Daerah KKSS di Kabupaten/Kota Provinsi Kepri telah mulai memberikan dukungan kepada Ady Indra Pawennari untuk memimpin KKSS pada periode 2024-2029.

Ketua BPD KKSS Lingga, Mardian, menyatakan sepakat mendukung Ady Indra Pawennari sebagai Ketua KKSS Kepri, dengan mempertimbangkan rekam jejak yang baik.

“Beliau (Ady Indra Pawennari) adalah figur muda yang cukup matang di dunia organisasi. Orangnya ramah, tenang, santun, dan memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi,” tegas Mardian, Minggu, (19/5/2024)

Atak (sapaan akrabnya) juga mengenal Ady sebagai sosok yang memiliki jiwa sosial tinggi. Ady adalah orang yang pantang melihat orang susah dan pandai memposisikan diri, baik di kalangan muda maupun para senior “nisseng alena” (tahu diri).

Ia berharap, bila Ady terpilih sebagai Ketua KKSS Kepri untuk lima tahun ke depan, Ady dapat lebih sering turun ke daerah untuk mendengarkan aspirasi keluarga, demi menguatkan kerukunan di antara keluarga besar Sulawesi Selatan.

“Harapan saya, kalau Pak Ady terpilih, luangkan waktu untuk turun ke daerah. Lihat kehidupan keluarga kita di pesisir dan fasilitasi mereka dengan pemerintah untuk mendapatkan program yang dibutuhkan. Karena saya yakin Pak Ady memiliki kemampuan di bidang itu,” kata Atak.

Sementara itu, Ketua BPD KKSS Kabupaten Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah, menegaskan dukungannya terhadap Ady Indra Pawennari bukan karena faktor kedekatan emosional,

Tetapi karena sulit baginya untuk menemukan figur lain yang memiliki reputasi dan rekam jejak seperti Ady Indra Pawennari.

“Rasanya rugi besar kalau kita tidak mendukung Puang Ady memimpin KKSS Kepri. Beliau sudah menjadi Ketua Umum Asosiasi Penambang Kuarsa Indonesia, Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia, dan Bendahara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri,” jelasnya.

Ady Indra Pawennari yang mendapat banyak dukungan, bertemu dengan para tokoh KKSS Kepri sebagai bentuk penghormatannya kepada senior.

Ady menjelaskan, dalam pertemuan itu, ia ingin memberikan contoh yang baik dalam proses regenerasi kepemimpinan di KKSS Kepri.

“Tidak boleh ada yang merasa pintar, hebat, dan mampu sehingga mengabaikan adab dan budaya asal yang namanya sipakatau, sipakaraja, dan sipakalebbi’ (saling menghargai),” ujar Ady.

Meskipun didukung sejumlah tokoh KKSS Kepri dalam pencalonan dirinya, Ady tetap mempercayakan prosesnya dilakukan melalui mekanisme organisasi.

“Siapapun yang dikehendaki mayoritas pemilik hak suara, yaitu para pengurus daerah kabupaten/kota, provinsi, pusat, pilar, dan badan otonom, harus dihormati dan dihargai sebagai pilihan keluarga,” kata Ady.