Tersangka, seorang guru perempuan berusia 40 tahun, mengaku sudah menjalani perawatan untuk mengatasi depresi sejak 2018.
HARIANMEMOKEPRI.COM — Polisi Korea Selatan pada Selasa (11/2) memeriksa seorang guru sekolah dasar yang diduga menikam seorang murid kelas satu hingga tewas di Kota Daejeon.
Pembunuhan tersebut yang terjadi pada Senin (10/2) saat jam istirahat sepulang sekolah telah mengejutkan Negeri Ginseng itu dan mendorong penjabat presiden Korea Selatan untuk memerintahkan peninjauan ulang standar keselamatan sekolah.
Tersangka perempuan tersebut menerima perawatan medis untuk luka yang ditimbulkannya sendiri setelah kematian gadis tersebut di ruang audio-visual di lantai dua sekolah tersebut, kata Yuk Jong-myeong, kepala kantor polisi distrik barat Daejeon.
Yuk mengatakan tersangka, yang dilaporkan berusia 40-an, mengatakan kepada polisi bahwa dia baru saja kembali bekerja setelah cuti karena alasan kesehatan. Tersangka mengatakan kepada polisi bahwa dia telah menjalani perawatan untuk depresi sejak 2018.

