Dalam bingkisan juga disertakan surat dalam bahasa Inggris dan Spanyol, yang menjelaskan tentang masjid At-Thohir, dan undangan makan malam bersamaan berbuka puasa selama bulan Ramadan ini.

Masjid At Thohir di Los Angeles membagikan sekitar 30 bingkisan kepada para tetangga yang memiliki beragam latar belakang budaya (dok: VOA)

“Menurut saya sangat bagus bahwa mereka membantu masyarakat. Meskipun, kita memiliki budaya dan agama masing-masing, saya senang bahwa mereka banyak membantu kami,” ujar salah seorang penerima bingkisan kepada VOA.

Menurut presiden Indonesian Muslim Foundation di Los Angeles, Adji Sudarmadji, kegiatan berbagi bingkisan ini memang bukan untuk tujuan dakwah.

“Jadi hanya memperkenalkan siapa kita dan berterima kasih kepada mereka, supaya maklum kalau kita nanti Ramadan lebih sibuk, supaya tidak ada resistensi, ‘oh ini mau dakwah, mau menyebarkan Islam’” jelas Adji kepada VOA.

Adji berharap melalui kegiatan ini mereka bisa menjalin silaturahmi dengan para tetangga. Pengurus masjid berharap para tetangga juga memaklumi bahwa berbagai kegiatan di masjid akan mendatangkan banyak jemaah, yang kerap memerlukan lahan parkir yang tidak sedikit di antara perumahan warga.