HARIANMEMOKEPRI.COM — Seorang warga Tanjung Sebauk, Kelurahan Senggarang, Kota Tanjungpinang, menjadi korban serangan buaya saat mencari gonggong di perairan setempat, Kamis (14/5/2026).

Korban diketahui bernama Asropin (33). Ia bersama rekannya turun ke laut sekitar pukul 14.00 WIB untuk mencari gonggong di kawasan Tanjung Sebauk.

Insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Rekan korban, Masturi, mengaku melihat seekor buaya menerkam korban hingga dua kali.

“Saya lihat korban diterkam dua kali, lalu buaya berputar di air sambil menggigit korban,” ujar Masturi.

Tanpa memikirkan bahaya, Masturi langsung berenang menghampiri korban untuk memberikan pertolongan. Ia kemudian menyeret korban ke pinggir pantai dan meminta bantuan warga sekitar.

Ketua RT 02 RW 06 Tanjung Sebauk, Erni, mengatakan pihaknya segera menghubungi aparat setelah menerima laporan kejadian tersebut.

“Kami langsung berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan pihak kelurahan untuk membantu proses evakuasi korban,” kata Erni.

Korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Kampung Bugis menuju RSUP Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang guna mendapatkan penanganan medis.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Senggarang, Aiptu Agus Syasmita, menjelaskan mendapatkan laporan dari Bu RT Erni pukul 18.30 Via WhatsApp dan korban tiba di IGD RSUP Ahmad Tabib sekitar pukul 18.30 WIB.

“Menurut dokter jaga, korban mengalami luka di bagian kepala, dada, serta patah tulang tangan kanan. Saat ini korban dalam kondisi sadar dan akan menjalani operasi,” jelas Aiptu Agus.

Diketahui, korban mengalami patah tulang hasta pada tangan kanan akibat serangan buaya tersebut dan kini masih menjalani perawatan intensif di RSUP Ahmad Tabib.