HARIANMEMOKEPRI.COM — Satu unit kapal kargo KM Pelangi 15 dilaporkan hilang kontak saat melintas di perairan tenggara Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (8/12/2025).
Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna pada pagi hari setelah agen kapal PT PAS melaporkan tidak berhasil menghubungi nakhoda maupun kru kapal.
Data Automatic Identification System (AIS) menunjukkan posisi terakhir kapal pada Minggu (7/12/2025) sekitar pukul 20.10 WIB.
KM Pelangi 15 diketahui belum lama berlayar, sekitar 1.5 jam keluar dari Tarempa lose kontact. Di perkirakan hilang belum jauh masih di perairan anambas
KM Pelangi 15 diketahui membawa empat orang anak buah kapal (ABK), yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Identitas keempat ABK tersebut yakni:
Syaiful Anwar (54) – Tanjungpinang Timur
Abidin (43) – Tanjung Unggat, Tanjungpinang
Sarip (38) – Desa Nyamuk, Siantan Timur
Juraimi (46) – Desa Nyamuk, Siantan Timur
Budiman, bagian operasi dan siaga Basarnas Natuna, mengungkapkan bahwa posisi terakhir kapal berada di koordinat 2°35’42.00″N – 106°54’41.00″E, sekitar 55 mil laut dari Pos SAR Anambas.
“Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan hujan ringan, dengan gelombang 1,5–2,5 meter dan angin 17–27 knot dari arah utara,” ujarnya.
Usai menerima laporan, SAR Natuna segera melakukan koordinasi dengan Pos SAR Anambas, pemilik kapal, dan agen kapal untuk mengumpulkan data terbaru.
Sejumlah unsur juga telah disiagakan, meliputi Personel Pos SAR Anambas, HNSI Anambas, RIB 02 Natuna, tim medis dan selam, serta peralatan komunikasi dan keselamatan lainnya.
“Hingga siang ini, belum ada informasi baru terkait kondisi kapal maupun keberadaan kru yang hilang,” tambah Budiman.
Kantor SAR Natuna memastikan proses pemantauan terus dilakukan. Operasi pencarian akan dilanjutkan seiring perkembangan cuaca dan informasi yang masuk dari lapangan.

