Sementara itu, Kepala BPBD Tanjungpinang, M. Yamin, menyebutkan bahwa sesuai surat peringatan dini BMKG, terjadi peningkatan signifikan pasang laut dari 4 hingga 13 Desember 2025.
BPBD telah mensosialisasikan kepada warga pesisir Kota Tanjungpinang agar selalu waspada.
“Masyarakat diimbau tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran air, memperkokoh tiang dan dinding rumah, serta mematikan listrik jika air mulai masuk ke rumah,” jelas Yamin.
Ia menambahkan, warga juga disarankan menyiapkan persediaan makanan, tidak membiarkan anak-anak bermain di air pasang, berhati-hati terhadap hewan berbisa, serta memantau terus informasi cuaca.
Jika diperlukan, lakukan evakuasi mandiri atau minta bantuan RT/RW, lurah, atau BPBD ke tempat yang lebih aman.
“Dengan langkah antisipatif ini, diharapkan masyarakat dapat meminimalkan risiko dan dampak dari banjir rob yang melanda wilayah pesisir Tanjungpinang,” pungkas Yamin.

