Lurah Sungai Jang, Honggo Zulfika, menambahkan bahwa bazar ini merupakan langkah awal sebelum koperasi memiliki fasilitas tetap.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan BUMD Provinsi Kepri sebagai penyedia barang kebutuhan pokok.
“Ke depan, kegiatan seperti ini akan digelar setiap awal bulan, dan bisa juga dibuka kembali jika ada event besar,” jelas Honggo.
Ia juga menyinggung naiknya harga kebutuhan pokok di pasar akibat kondisi alam yang memengaruhi distribusi di wilayah Sumatera.
Menurutnya, masyarakat perlu bijak menyikapi situasi tersebut sembari pemerintah terus melakukan pengendalian harga.
“Dengan dukungan bersama, koperasi ini bisa berkembang lebih besar dan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Mukti, salah satu warga yang membeli paket sembako, merasa sangat terbantu.
Dengan harga Rp78.000, ia mendapatkan beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, dan bumbu masak.
“Harganya lebih murah dari di warung. Sangat membantu,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan pasar murah tersebut dapat diadakan secara rutin untuk membantu masyarakat, terutama menjelang akhir tahun ketika harga kebutuhan pokok sering berfluktuasi.

