Menurutnya, selisih harga yang diperoleh cukup membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga. Selisih harga sejumlah kebutuhan pokok tersebut berkisar Rp1.000 hingga Rp5.000.
“Selisih harganya beda-beda, ada sekitar Rp1.000 sampai Rp5.000. Murah, masih terjangkau,” ujarnya.
Novi mengaku mengetahui adanya kegiatan GPM dari informasi yang dibagikan temannya. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar secara rutin dengan informasi yang disebarluaskan lebih luas kepada masyarakat.
“Kalau bisa ada lagi di awal bulan, pas baru gajian. Lumayan kan, bisa belanja kebutuhan dapur dengan harga lebih murah,” kata Novi.
Hal serupa disampaikan Waginah, warga Perumahan Hang Tuah Permai, Kelurahan Pinang Kencana. Ia mengaku terbantu dengan harga pangan yang ditawarkan dalam kegiatan tersebut.
Waginah membeli beras, minyak goreng dan telur. Untuk beras, ia membeli dengan harga Rp58 ribu, sedangkan harga di swalayan mencapai sekitar Rp60 ribu.
Telur dibelinya seharga Rp48 ribu, lebih murah dibandingkan harga di pasaran yang berada di atas Rp50 ribu.

