HARIANMEMOKEPRI.COM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan guna meningkatkan konektivitas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Kota Batam.

Salah satu pekerjaan menjadi perhatian adalah peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over hingga Simpang Lalan Madani. Hingga 24 Agustus 2026, progres fisik pekerjaan tersebut telah mencapai 39,194 persen.

Amsakar mengatakan, BP Batam secara berkala melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan pekerjaan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap progres pekerjaan. Langkah percepatan terus didorong agar pelaksanaan kembali sesuai dengan rencana,” kata Amsakar di Batam Centre, Selasa (25/8/2026)

Menurutnya, percepatan pekerjaan tetap harus dilakukan dengan memperhatikan kualitas serta standar teknis yang telah ditetapkan.

BP Batam, kata Amsakar, berkomitmen agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai perencanaan awal.

“Percepatan dilakukan secara terukur tanpa mengabaikan aspek mutu dan keselamatan pekerjaan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga pelaksanaan pembangunan tetap sesuai perencanaan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Dalam proyek tersebut, Jalan Gajah Mada pada segmen Landing Point Fly Over–Simpang Lalan Madani akan diperlebar menjadi dua jalur. Nantinya, masing-masing sisi jalan akan memiliki tiga lajur.

“Pekerjaan peningkatan jalan Landing Point Fly Over–Simpang Lalan Madani diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan dan mendukung kelancaran arus lalu lintas di Batam,” ujarnya.

Selain peningkatan Jalan Gajah Mada, BP Batam juga terus mengerjakan sejumlah proyek infrastruktur lainnya.

Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan, drainase hingga fasilitas terminal domestik.

Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus menunjang pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat di Kota Batam.