HARIANMEMOKEPRI.COM – Sebanyak 66 penerima alokasi tanah di Kota Batam telah melakukan pelaporan secara mandiri melalui Land Management System (LMS) Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kamis (13/8/2026)

Pelaporan tersebut dilakukan sejak dibukanya kesempatan pelaporan pada 11 Agustus hingga 13 Agustus 2026.

Langkah ini mendapat apresiasi dari BP Batam sebagai bentuk kesadaran penerima alokasi tanah dalam mendukung penguatan tata kelola lahan.

Selain pelaporan melalui LMS, BP Batam juga telah mengirimkan surat panggilan reguler kepada 75 penerima alokasi tanah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 46 penerima telah memenuhi panggilan.

Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan BP Batam, Syarlin Joyo, mengatakan pelaporan mandiri menjadi bagian penting dalam membangun basis data pemanfaatan lahan yang lebih akurat dan terukur.

Menurutnya, data yang disampaikan penerima alokasi tanah akan menjadi salah satu bahan evaluasi BP Batam untuk melihat kesesuaian pemanfaatan lahan dengan peruntukan serta ketentuan yang berlaku.