Menurutnya, pengerjaan akan diawali dengan pekerjaan beton rigid guna memastikan kualitas dan ketahanan jalan lebih optimal.
“Fokus utama kami adalah bagaimana menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Batam,” jelasnya.
Wulung juga menambahkan, di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pola kerja diterapkan saat ini lebih mengedepankan kecepatan respons terhadap keluhan masyarakat.
“Setiap laporan harus menjadi prioritas dan tidak dibiarkan terlalu lama,” tegasnya.
BP Batam juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama proses perbaikan berlangsung dan berharap masyarakat dapat mendukung kelancaran pekerjaan agar selesai tepat waktu.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan berlangsung. Kami juga berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama agar pengerjaan selesai tepat waktu,” tutup Wulung.

