Selain mengapresiasi peran driver online, Amsakar turut menyambut baik berbagai masukan dan aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Ia berharap ekosistem transportasi digital di Batam semakin baik seiring terbitnya Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.
“Kabar baiknya dengan kebijakan Bapak Presiden melalui Perpres itu, mudah-mudahan akan ada perubahan secara nasional dan Batam akan mengawal kebijakan itu,” kata Amsakar.
Amsakar juga menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas iklim investasi di Batam melalui komunikasi yang harmonis antara perusahaan aplikator, pengemudi, dan pemerintah guna menciptakan solusi yang adil bagi seluruh pihak.
“Saya harapkan dukungan dari rekan-rekan untuk bersama menjaga kondusifitas dan keharuman nama Kota Batam,” harapnya.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan Denny Tondano, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Batam Yusfa Hendri, Ketua DPRD Batam Muhammad Kamaludin, serta Kapolresta Barelang Anggoro Wicaksono.

