Dalam obrolan hangat bersama para pelaku IKM, Bupati Roby juga menekankan pentingnya menjaga mutu produk, ketepatan waktu pengerjaan, serta terus mengikuti tren fashion yang berkembang.
“Kualitas harus dijaga, jangan sampai mengecewakan pelanggan. Kalau bisa, malah ditingkatkan. Perhatikan juga harga pasar agar tetap kompetitif,” pesannya.
Pemkab Bintan sendiri terus memperkuat dukungannya. Tahun ini, daerah kembali menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) yang akan digunakan untuk membangun ruang produksi tambahan di belakang gedung utama Sentra Fashion SKL.
Selain itu, pemerintah daerah juga sudah menyiapkan anggaran untuk operasional seperti listrik, air, dan koneksi internet.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Bintan, Asy Syukri, menyampaikan bahwa seluruh sistem operasional, termasuk mekanisme bagi hasil, tengah diformulasikan agar berjalan sesuai regulasi.
“Kita diberi waktu tiga tahun untuk menyusun sistem ini. Tapi tidak menunggu lama, semua sudah mulai disusun melalui FGD dan kajian teknis. Nantinya akan kita tuangkan dalam Perbup,” terangnya.

