HARIANMEMOKEPRI.COM – Lapas Narkotika Tanjungpinang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada warga binaan.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pos Binaan Terpadu (Posbindu) dengan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (3/6/2026).

Kegiatan terlaksana berkat kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan dan Puskesmas Kawal itu berlangsung di lingkungan Lapas Narkotika Tanjungpinang mulai pukul 09.00 WIB.

Sebanyak 250 warga binaan mengikuti pemeriksaan kesehatan yang disediakan secara cuma-cuma.

Pelayanan diberikan mencakup pemeriksaan kondisi kesehatan secara umum, konsultasi medis terkait keluhan penyakit, hingga pemberian obat-obatan dan vitamin sesuai kebutuhan masing-masing peserta berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan.

Antusiasme warga binaan terlihat sejak awal kegiatan. Mereka mengikuti setiap tahapan pemeriksaan dengan tertib di bawah pendampingan petugas lapas dan tim medis internal memastikan seluruh proses berjalan aman serta sesuai prosedur.

Kepala Lapas Narkotika Tanjungpinang, Fauzi Harahap, menegaskan bahwa kegiatan Posbindu menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga kesehatan warga binaan sekaligus mendukung upaya pencegahan penyakit di lingkungan lapas.

Menurutnya, melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, berbagai potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih dini sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan dan Puskesmas Kawal sangat membantu dalam memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau.

“Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan,” ungkap Fauzi.

Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Tanjungpinang berharap kualitas kesehatan warga binaan dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat sinergi dengan instansi kesehatan dalam mendukung pembinaan yang lebih optimal di lingkungan pemasyarakatan