HARIANMEMOKEPRI.COM – Lapas Narkotika Tanjungpinang melakukan langkah strategis dalam meningkatkan pembinaan kepribadian warga binaan dengan menggagas pendirian pondok pesantren di dalam lingkungan lapas.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja dan koordinasi teknis dipimpin langsung Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap, ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bintan, Selasa (14/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Lapas disambut oleh Kepala Kantor Kemenag Bintan, Abu Sufyan, bersama jajaran pejabat terkait.

Pertemuan difokuskan pada pembahasan pengajuan pendirian pondok pesantren sebagai pusat pembinaan keagamaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kalapas Fauzi Harahap menegaskan bahwa pendirian pesantren ini menjadi bagian dari transformasi sistem pembinaan di dalam lapas.

Menurutnya, program tersebut akan memberikan pendidikan agama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, tidak hanya sebatas pembinaan rohani yang bersifat insidental.

“Dengan adanya pesantren, warga binaan diharapkan dapat mengikuti pendidikan keagamaan secara sistematis hingga memperoleh pengakuan resmi,” ujar Fauzi.