Baca Juga: LTN NU Kota Tanjungpinang Besok Gelar Seminar Aswaja, Bakal Seru Acaranya, Ikuti dan Saksikan
Ia mengatakan, tobong dalam kearifan lokal produsen batu bata, menjadi pusat kehidupan. Sejak pagi hingga sore Ia masih bergulat dengan tanah.
Tobong kerap dibuat luas dengan lantai tanah, area pencetakan, area penyimpan tanah siap olah dan area pembakaran.
Tobong menjadi pusat dan sumber kehidupan perajin batu bata untuk berlindung dari hujan, panas dan berbagai kondisi cuaca.
Baca Juga: Ini Dia Pekerjaan Nelayan Lingga saat Musim Angin Utara, dari Kerja Bangunan Hingga Petani Musiman
“Tobong kerap dilengkapi balai-balai tempat tidur, istirahat, sehingga aktivitas harian sebagai pemilik usaha kecil produsen batu bata terpusat di tobong. Rumah jadi tempat istirahat kala malam, sehingga tobong dibuat dengan bahan yang bagus,” terang Abdul Rouf.
Untuk segi pemasaran pada umumnya bata ini banyak yang datang untuk membeli dari kontraktor, masyarakat umum, pengembang properti yang ada di kota batam.

