Waras juga menegaskan pihaknya sudah beberapa kali diusulkan penerangan jalan akan tetapi belum terealisasi, sampai sekarang.
Baca Juga: Ini Penjelasan Hotman Paris Ketika Dirinya di Usir Dari Persidangan Irjen Teddy Minahasa
“Anak-anak pulang ngaji, pulang dari Masjid takut kesandung dan akhirnya jatuh,” jelas Waras.
Selain itu, warga juga mengeluhkan minimnya fasilitas umum dan sarana olahraga yang tidak ada di kawasan mereka. Al hasil kondisi ini membuat anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa mencari alternatif sarana lain. Sehingga menimbulkan anggaran tersendiri bagi orang tua.
Baca Juga: Kredit Plus Buka Lowongan Kerja di Batam, Segera Daftarkan Dirimu dan Jadilah Bagian Dari Tim Mereka
“Kalau sarana dan fasilitas olahraga disini ada, mungkin mereka (anak-anak_red) tak perlu menyewa lapangan futsal untuk berolahraga. Untuk itu, saya mengusulkan ada revitalisasi lapangan volly kami ini. Sehingga bisa juga dimanfaatkan anak-anak kita sebagai sarana futsal,” tegas Hanafi, Pengurus Karang Taruna di permukiman tersebut.

