Wali Kota juga menegaskan komitmennya dalam memaksimalkan belanja infrastruktur publik minimal 40 persen secara bertahap, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
Dalam perencanaan pembangunan infrastruktur, pihaknya telah berkolaborasi dengan BP Batam, khususnya untuk pembangunan jalan, drainase, dan penerangan jalan umum di permukiman.
Amsakar menutup sambutannya dengan menyatakan kesiapannya menerima saran dan masukan dari fraksi-fraksi DPRD demi meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan APBD serta meningkatkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD).
Setelah mendengarkan pidato jawaban Wali Kota, Ketua DPRD H. Muhammad Kamaluddin meminta seluruh fraksi menyiapkan tanggapan resmi yang akan disampaikan pada rapat paripurna berikutnya untuk menentukan kelanjutan pembahasan Ranperda ke tahap selanjutnya. Rapat kemudian ditutup secara resmi oleh pimpinan dewan.

