Pemkab Anambas menegaskan tidak ingin persiapan dilakukan terburu-buru. Pemeriksaan ulang terhadap fasilitas rumah sakit terus dilakukan untuk memastikan semua ruangan, peralatan medis, instalasi listrik, sistem air, dan prosedur operasional sudah sesuai standar sebelum digunakan masyarakat.

Hingga kini, Pemkab masih menunggu jadwal resmi peresmian dari pemerintah pusat. Informasi awal menyebut kemungkinan kehadiran Presiden RI, namun belum ada konfirmasi final.

“Jika Presiden hadir, tentu skema acara dan protokol berbeda, termasuk pengamanan dan penataan lokasi,” jelas Sahtiar.

Pemkab telah menyiapkan beberapa skenario pelaksanaan, baik jika peresmian dilakukan Presiden, Menteri Kesehatan, maupun pejabat tinggi lainnya.

Dalam waktu dekat, tim Kementerian Kesehatan dijadwalkan kembali turun untuk mengecek kelayakan operasional rumah sakit, mulai dari fasilitas pelayanan medis, standar keselamatan bangunan, hingga kesiapan SDM, termasuk dokter, perawat, dan tenaga teknis lainnya.

Selain itu, pemerintah daerah menyoroti pemanfaatan gedung lama RSUD Tarempa. Gedung lama tidak lagi digunakan untuk pelayanan kesehatan dan akan dimanfaatkan untuk kebutuhan organisasi perangkat daerah, seperti kantor OPD atau ruangan Dinas Kesehatan.