HARIANMEMOKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau merealisasikan anggaran sebesar Rp1,3 miliar untuk pemeliharaan sejumlah ruas jalan provinsi di Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas pada Tahun Anggaran 2025.
Realisasi anggaran tersebut menjadi respons atas aksi petisi yang dilakukan Komunitas Jembalang beberapa bulan lalu, yang menyoroti kondisi jalan provinsi di wilayah tersebut. (Minggu, 23/11/2025)
Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPR-P), pemprov memulai tahap perencanaan dengan fokus pada ruas jalan Letung–Bandara sepanjang 9,1 kilometer.
Penanganan awal mencakup pengaspalan 150 meter pada tiga titik serta sejumlah pekerjaan minor untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap layak dilalui masyarakat.
Memasuki tahap pelaksanaan, pemerintah menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait kondisi ruas jalan lain yang dinilai lebih membutuhkan perbaikan segera.
Berdasarkan koordinasi dengan Camat Jemaja dan hasil evaluasi teknis konsultan pengawas, Pemprov Kepri melakukan penyesuaian skala prioritas untuk memastikan efektivitas penggunaan anggaran.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pemeliharaan Jalan Provinsi di Anambas, Ronny Setiawan, menjelaskan bahwa perubahan prioritas dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.
“Penyesuaian lokasi penanganan dilakukan setelah evaluasi menyeluruh. Tujuannya agar anggaran benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Ruas SP Letung–Pelabuhan Letung menunjukkan tingkat urgensi lebih tinggi sehingga perlu diprioritaskan,” ujar Ronny.
Ia memastikan seluruh proses telah dilakukan sesuai ketentuan teknis dan standar mutu.
“Kami bersama konsultan pengawas dan kontraktor memastikan setiap pekerjaan sesuai spesifikasi. Harapannya kondisi jalan meningkat dan keselamatan pengguna jalan semakin baik,” tambahnya.
Sebagai hasil penyesuaian, pemerintah menambah penanganan pada ruas SP Letung–Pelabuhan Letung, jalur strategis menuju pelabuhan utama di Jemaja.
Pada ruas ini, pekerjaan pengaspalan AC-WC sepanjang 575 meter telah diselesaikan, disertai sejumlah perbaikan minor lainnya.
Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Jemaja, Dato’ Ubaydillah, turut memberikan apresiasi atas langkah cepat Pemprov Kepri.
“Kami sangat mengapresiasi Pemprov Kepri yang mendengarkan aspirasi masyarakat. Ruas menuju pelabuhan dan bandara adalah jalur vital bagi aktivitas ekonomi. Keputusan ini tepat dan kami mendukung sepenuhnya,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, konsultan, dan kontraktor dalam mewujudkan perbaikan tersebut.
“Kami berterima kasih, jalan sudah mulai selesai dikerjakan meskipun belum sepenuhnya. Kami berharap kelanjutannya dapat dilakukan tahun depan untuk mempercepat konektivitas masyarakat dan tamu luar yang datang ke Pulau Jemaja,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kepri menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur jalan di Anambas merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarpulau, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan terlaksananya pemeliharaan pada tahun 2025 ini, kualitas layanan transportasi darat di Kabupaten Kepulauan Anambas diharapkan semakin membaik dan memberi dampak positif bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

