HARIANMEMOKEPRI.COM – Kapal ikan KM Pelangi 15 hingga kini belum ditemukan setelah hilang kontak dalam pelayaran dari Tarempa menuju Pemangkat, Kalimantan Barat, sejak Minggu malam (07/12/2025).
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus memperkuat koordinasi lintas instansi untuk mempercepat proses pencarian.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, langsung mengambil alih koordinasi lapangan Selasa malam (09/12/2025).
Aneng memimpin rapat lanjutan dan mengajukan permohonan dukungan pencarian udara kepada perusahaan Medco untuk memperluas area penyisiran.
“Air cover sangat dibutuhkan untuk mempercepat upaya menemukan posisi kapal yang belum terdeteksi hingga saat ini,” ujar Bupati.
Berdasarkan data sistem VMS, kapal terakhir terpantau pada pukul 21.00 WIB, Minggu (07/12/2025).
Sekitar pukul 20.10 WIB, pergerakan kapal sempat menunjukkan perubahan arah sebelum sinyal hilang.
Area hilang kontak berada di perairan antara Pulau Selaut Natuna hingga Pulau Munjan, tenggara Kepulauan Anambas.
Upaya pencarian awal dilakukan oleh nelayan Pulau Nyamuk yang berangkat menggunakan dua unit pompong untuk menyisir kawasan titik koordinat terakhir pada Senin pagi (08/12/2025).

