“Bakti religi ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah serta upaya mempererat tali persaudaraan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujarnya.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki masyarakat Kepulauan Anambas merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama.

Oleh karena itu, Polri terus membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman, damai, serta harmonis.

Selain menjaga kebersihan lingkungan rumah ibadah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat.

Melalui kebersamaan yang terjalin, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga kerukunan dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

Kegiatan bakti religi ini menjadi bukti bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang mampu memperkuat persatuan dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat menjelang peringatan HUT Bhayangkara ke-80.