Menurut Kapolsek Jemaja, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Anambas sebelumnya telah membantu penyediaan bibit jagung sebanyak satu karung berisi lima kilogram.
Bibit tersebut nantinya didistribusikan melalui Polres kepada seluruh Polsek sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan.
Meski penanaman dilakukan secara serentak, Sutomo mengakui kondisi geografis wilayah Anambas menjadi tantangan tersendiri.
Beberapa lokasi memiliki keterbatasan sumber air yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman jagung.
“Di beberapa wilayah seperti Batu Berapit masih terdapat kendala terkait ketersediaan air untuk penyiraman tanaman. Karena itu kami akan melakukan evaluasi bersama pemerintah desa untuk menentukan kelayakan lokasi penanaman,” katanya.
Hasil evaluasi tersebut, lanjutnya, akan dilaporkan secara berjenjang kepada Kapolres, Polda hingga Mabes Polri sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan program ke depan.
Sutomo menegaskan, dalam program ketahanan pangan ini Polri berperan sebagai pendamping bagi pemerintah maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang menjalankan program pertanian.

