HARIANMEMOKEPRI.COM – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengunjungi Bazar Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas di halaman Masjid Agung Baitul Makmur, Sabtu (21/02/2026).
Kehadiran orang nomor satu di daerah itu disambut antusias oleh pengunjung dan para pelaku UMKM.
Sejak sore hari, kawasan bazar dipadati masyarakat yang ingin berbelanja takjil dan menu berbuka puasa.
Banyak warga juga memanfaatkan momen tersebut untuk bersalaman dan berinteraksi langsung dengan Bupati.
Dalam kunjungannya, Bupati Aneng didampingi Nyi Sinta Aneng tampak berkeliling menyapa pedagang, berbincang santai, serta meninjau kondisi stan.
Keduanya terlihat berbaur tanpa pengawalan ketat, sehingga suasana terasa hangat dan akrab.
Bupati Aneng menjelaskan, lokasi bazar sengaja dipusatkan di sekitar masjid agar mudah dijangkau masyarakat sekaligus menciptakan kebersamaan selama Ramadan.
“Bazar ini dibuka di sini supaya dekat ke mana-mana. Masyarakat bisa ngabuburit, belanja, dan buka puasa bersama di masjid. Kalau mau beribadah juga tidak terburu-buru karena masjid berada di atas,” ujarnya di sela-sela kunjungan.
Menurutnya, bazar Ramadan bukan hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga ruang kebersamaan masyarakat.
Area yang luas dinilai nyaman bagi keluarga, termasuk anak-anak yang dapat bermain dengan aman.
Tahun ini, bazar diikuti 72 stan UMKM. Pemerintah daerah berencana menambah jumlah tenda pada tahun depan guna meningkatkan kapasitas serta kenyamanan, sekaligus memberi peluang lebih besar bagi pelaku usaha untuk berdagang.
Bupati juga mengajak masyarakat memanfaatkan bazar sebagai tempat berkumpul dan berbuka puasa bersama.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya mendukung perekonomian masyarakat kecil.
Sementara itu, salah satu pedagang, Ibu Sari (49), warga Rintis, mengaku merasakan dampak positif dari penyelenggaraan bazar Ramadan.
“Kami biasanya jualan di Rintis atau di pinggir jalan supaya ramai. Dengan adanya bazar ini, ekonomi kami terbantu selama Ramadan,” katanya.
Ia menyebutkan, pada hari pertama penjualan cukup baik dengan pendapatan kotor sekitar Rp740 ribu dan keuntungan bersih lebih dari Rp500 ribu. Menurutnya, pengunjung masih ramai hingga sore hari.
Ibu Sari berharap bazar Ramadan dapat terus berlanjut setiap tahun karena dinilai memberikan peluang bagi pelaku usaha menengah ke bawah untuk meningkatkan penghasilan.
“Bersyukur usaha kecil diperhatikan. Harapannya bazar ini terus ada setiap tahun agar bisa membantu rakyat kecil,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Aneng juga membagikan ampau kepada anak-anak yang datang bersama orang tua mereka.
Momen itu menambah suasana kekeluargaan dalam kegiatan bazar Ramadan yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.

