“Alhamdulillah, Bupati selalu hadir dan fokus terhadap sekolah agama di Jemaja,” kata Iskandar.

Dalam sambutannya, Bupati Aneng menegaskan bahwa sekolah agama adalah milik bersama dan harus menjadi prioritas dalam pembangunan pendidikan di Jemaja.

Meski berstatus swasta, ia tetap menunjukkan komitmennya untuk memberikan perhatian khusus kepada satu-satunya sekolah agama tingkat pertama di Jemaja.

Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi membangun lembaga pendidikan agama agar tidak tertinggal dibanding sekolah lainnya.

Ia pun memohon doa agar dapat terus menghadirkan bantuan dari pihak luar maupun perusahaan-perusahaan yang ada di Anambas.

Sebagai wujud komitmen pribadi, Bupati Aneng menyampaikan bahwa ia akan menyisihkan sebagian gajinya untuk membantu kebutuhan sekolah dan tenaga pendidik.

“Demi sekolah agama, kita harus menanamkan hati yang mulia,” ujarnya.