Menurut Adi, data yang dihimpun akan menjadi dasar strategis penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi jangka menengah hingga jangka panjang, termasuk bagi pemerintah daerah dalam merumuskan program pemberdayaan ekonomi, penguatan UMKM, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan investasi.
Untuk mendukung kelancaran pendataan, BPS Kepulauan Anambas telah melakukan berbagai persiapan teknis seperti pemutakhiran kerangka sampel, pemetaan wilayah pendataan, serta koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
“Kolaborasi antara BPS dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas sangat diperlukan agar pelaksanaan sensus berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas,” kata Adi.
Ia menambahkan bahwa sinergi tersebut akan memperkuat transparansi informasi pembangunan daerah serta menghadirkan data yang relevan dan dapat dipercaya.
BPS juga akan menerjunkan petugas sensus terlatih untuk melakukan pendataan langsung ke pelaku usaha. Wawancara dan pengisian kuesioner dilakukan berdasarkan metodologi statistik nasional yang telah ditentukan.

