HARIANMEMOKEPRI.COM – Suasana unik terjadi di jalanan Tarempa pada Kamis (4/12/2025). Satlantas Polres Kepulauan Anambas menghentikan sejumlah pengendara yang melintas.
Banyak dari mereka awalnya cemas, mengira akan ditilang atau diperiksa pelanggaran.
Namun, ekspresi khawatir itu segera berubah menjadi senyum lebar saat mengetahui mereka justru menerima helm gratis dari petugas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi keselamatan berkendara yang digelar jajaran Satlantas Polres Kepulauan Anambas sebagai kelanjutan pasca Operasi Zebra Seligi 2025.
Salah seorang ibu rumah tangga yang diberhentikan mengaku terkejut sekaligus terharu menerima helm baru.
“Saya kira mau ditilang karena tidak pakai helm. Ternyata dikasih helm baru. Alhamdulillah, terima kasih banyak. Mulai sekarang saya pasti pakai helm setiap hari,” ujarnya sambil tersenyum lega.
Seorang pemuda yang ikut menerima helm menilai pendekatan humanis seperti ini lebih menyentuh dan efektif.
“Kadang kami lalai, tapi kalau diingatkan dengan cara baik seperti ini, rasanya lebih tersentuh. Terima kasih polisi Anambas, ini bukan hanya helm, tapi pengingat bahwa keselamatan itu penting,” katanya.
Kasat Lantas Polres Kepulauan Anambas, Iptu Zulfikar Andri, mewakili Kapolres AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap keselamatan pengguna jalan.
Menurut Iptu Zulfikar, meski Operasi Zebra telah berakhir, kesadaran menaati aturan lalu lintas harus tetap menjadi budaya sehari-hari masyarakat.
“Kami ingin mengingatkan bahwa keselamatan tidak berhenti ketika operasi sudah selesai. Helm bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi pelindung nyawa. Hidup masyarakat sangat berharga, dan kami ingin memastikan mereka pulang ke rumah dalam keadaan selamat,” tegasnya.
Pendekatan persuasif dan humanis dinilai efektif untuk mengubah perilaku masyarakat tanpa metode represif.
Polisi berharap kegiatan ini dapat menciptakan hubungan harmonis antara penegak hukum dan warga.
“Tugas kami bukan hanya menindak, tetapi juga mendidik dan mengingatkan. Semoga langkah ini bisa meningkatkan kesadaran tanpa harus menunggu ada pelanggaran,” tambah Iptu Zulfikar.
Aksi pembagian helm gratis ini mendapat respons positif dari masyarakat. Warga merasa pendekatan yang dilakukan Satlantas Polres Kepulauan Anambas mampu mendekatkan polisi dengan masyarakat dan menciptakan iklim lalu lintas lebih aman.
“Kalau caranya seperti ini, kami merasa dihargai dan diingatkan dengan baik. Terima kasih sudah peduli dengan keselamatan kami,” ujar salah satu penerima helm.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Kepulauan Anambas berharap semakin banyak masyarakat sadar pentingnya menggunakan helm berstandar SNI setiap kali berkendara, meski hanya jarak dekat.
Aksi humanis ini menunjukkan bahwa edukasi keselamatan lalu lintas dapat dilakukan dengan cara santun, hangat, dan berdampak positif bagi masyarakat.

