Percakapan itu berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB beberapa saat sebelum RS ditemukan oleh orang tuanya.

Seorang perawat yang menangani jenazah RS menjelaskan bahwa kondisi fisik korban tidak menunjukkan adanya luka selain bekas lilitan tali pada leher.

Kasi Humas Polres Kepulauan Anambas, Ipda Baginda Hot Martua Hasibuan, menyatakan penyelidikan masih berlangsung.

Pihak kepolisian masih menunggu dokumen rekening koran keluarga korban untuk menelusuri kemungkinan kerugian finansial yang berkaitan dengan aktivitas investasi online tersebut.

“Kami masih menunggu kelengkapan dokumen. Karena keluarga sedang berduka, proses ini dilakukan dengan hati-hati. Kami mengimbau masyarakat tidak berasumsi sendiri sebelum ada hasil resmi,” tegasnya, Sabtu (12/11/2025)

Polsek Jemaja juga menekankan bahwa meski ada dugaan aktivitas trading crypto, pihak mereka belum dapat menyimpulkan apa pun.

Warga sekitar mengaku kehilangan sosok RS yang dikenal pendiam dan ramah.

“Kami kaget sekali. Rahul anaknya baik, pendiam, tidak pernah macam-macam,” ungkap seorang warga.