HARIANMEMOKEPRI.COM – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Menko Kumham Imipas) Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra secara resmi membuka Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) di halaman Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (28/10/2025) malam.

Festival ini menjadi upaya melestarikan ingatan kolektif dan menumbuhkan semangat kreativitas masyarakat sastra (literasi) yang telah hidup sejak masa Kemaharajaan Melayu pada abad ke-12.

Warisan karya besar seperti Salalatus Salatin karya Tun Seri Lanang dan Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji menjadi simbol kejayaan literasi Melayu yang masih abadi hingga kini.

Dari tanah Bintan inilah lahir para sastrawan besar seperti Raja Ali Haji, Engku Muda Raja Ibrahim, Sutardji Calzoum Bachri, Ibrahim Sattah, dan BM Syamsudin nama-nama yang menjadi bagian penting dalam sejarah sastra Melayu.

Nama Gunung dan Pulau Bintan diabadikan sebagai ikon festival ini, menandakan bahwa pulau tersebut adalah sumber lahirnya tamadun dan peradaban besar di kawasan Melayu.