Harianmemokepri.com | Lingga — Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lingga menggelar pembinaan mental kepada 25 orang peserta siswa-siswi yang berasal dari sekolah SPM, SMA, dan SMK di Vihara Kumala Maitreya Dabo Singkep, Rabu (26/20).
Kepala Kemenag Lingga H M Nasir, S.Ag, saat pembukaan kegiatan pembinaan mengatakan, agama tidak hanya di KTP melainkan harus disertai dengan ibadah.
“Tantangan hidup semakin berat. Banyak orang beragama di KTP tetapi tidak mau masuk ke rumah ibadahnya masing-masing,” kata M. Nasir.
“Semuanya tentu berawal dari mental yang baik, mental itu ada kaitannya dengan agama, oleh karena itu adanya revolusi mental bagaimana membangun mental agama, tidak ada cara lain kecuali melalui pendidikan agama,” lanjutnya.
Ia menambahkan, dengan mental yang baik akan mendorong manusia untuk beragama, berbudaya, dan berkarya, serta eksistensi agama harus terpatri di hati ummat.
“Ayo terus menerus kita membina pribadi-pribadi pemuda Agama Buddha. Teruslah belajar jangan berhenti,” ujarnya.
“Semua peserta adalah pemuda harapan bangsa, kita ciptakan SDM berkualitas yang mampu bersaing, saat ini kita berada dalam rumah besar yakni Indonesia, perlu rajutan kebersamaan di tengah kondisi perbedaan,” ungkap M. Nasir.
H M. Nasir saat memberi sambutan pada pembukaan pembinaan mental.
Sementara itu, Kepala Penyelenggara Buddha Sulistyaningsih, S. Ag. mengucapkan terima kasih atas dukungan dari seluruh panitia dan juga pengurus Vihara.
“Kita dapat dukungan dari seluruh umat Buddha, kegiatan ini sangat dinantikan oleh siswa atau siswi Buddha,” terangnya.
Ditempat yang sama, Sukini S.Ag, seorang Guru Pendidikan Agama Buddha mengharapkan kegiatan bisa terlaksana setiap tahun, agar semua siswa-siswi Buddha dapat tersentuh dan menjadi pengalaman ilmu dengan tujuan untuk lebih meningkatkan eksistensi agama.
“Tentu kita juga ingin agar pesertanya lebih banyak, saat ini total jumlah siswa-siswi Buddha dari SD sampai SMA ada 400 siswa, jadi hanya baru berapa persen saja yang dapat kita bina,” ungkapnya.
Adapun narasumber dan materi yang disampaikan dalam kegiatan pembinaan tersebut adalah, H M. Nasir, S.Ag, MH dengan judul Strategi Pembinaan Dharmaduta. Pdt. Ahong dengan judul Perilaku Benar Memperkokoh Foundasi Mental dan Sukini, S.Ag dengan judul Puja Sebagai Salah Satu Cara Pemantapan Keyakinan Mental Generasi Buddhis (Tangga Menuju Bahagia).

