Ia optimistis Kepri mampu kembali bangkit setelah terdampak pandemi. Ansar menyebut, pada 2019 Kepri berada di peringkat kedua destinasi wisata nasional setelah Bali, dan kini perlahan kembali naik.

“Saat ini kita berada di posisi ketiga nasional setelah Bali dan Jakarta. Dengan kerja sama semua pihak, mudah-mudahan Kepri kembali menjadi idaman wisatawan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha mengapresiasi konsistensi Pemprov Kepri dalam mengembangkan kebudayaan dan pariwisata secara beriringan.

Launching kalender pariwisata ini bukti bahwa Kepulauan Riau serius membangun kebudayaan dan pariwisatanya.

“Ketika budaya dilestarikan, ekonomi kreatif meningkat, pariwisata meningkat, dan kebahagiaan masyarakat pun meningkat,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar event besar seperti Kepri International Art and Culture dapat menjadi agenda tahunan jangka panjang.

“Kita ingin ini bukan hanya event tahun 2025, tetapi menjadi event ratusan tahun ke depan. Karena kebudayaan adalah wajah bangsa,” tegas Giring.