Baca Juga: Manabu Restauran Buka Lowongan Kerja di Tanjungpinang, Cek Persyaratannya Disini
Dirinya mengaku menanti kunjungan wisatawan ke Pulau Penyengat, membeli hasil kerajinannya untuk dibawa pulang sebagai cinderamata atau oleh-oleh
“Alhamdulillah setiap hari ada yang beli. Kalau yang datang rombongan, paling laris itu aksesoris seperti gelang-gelang dan souvenir lainnya. Sementara, wisatawan Malaysia, rata-rata mencari peci atau songkok khas Penyengat,”
“Insyaallah, saya juga akan kembali menjual hijab, kain-kain, dan kaos khas Pulau Penyengat bertulis pantun-pantun,” kata Atan.
Baca Juga: Ada 5 Ciri Winita yang Alami Mati Rasa Salah Satunya Anggap Semua Lelaki Sama, Simak Ciri Lainnya
Kerajinan tangan miniatur perahu dari kerang yang dibuatnya, menurut Atan, bentuk dari hasil karyanya belum ada yang menyerupai,
Setelah menyusuri, ternyata hasil karya perahu milik saya belum ada yang sama. Pengrajin kerang juga, saya sendiri orang Melayu nya,” tutur Atan.
Baca Juga: 5 Lagu Anak Indonesia yang Populer Bisa Untuk Melatih Kognitif Anak

