Di antaranya subsektor animasi dan video dari Nongsa Digital Park, gim dari Universitas Universal, desain produk robotic dari ITEBA, hingga kriya ramah lingkungan dari Eco Saga Bintan.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dekranasda Kepri yang diketuai oleh Dewi Kumalasari, Bank Indonesia Kepri, dan Kantor Wilayah Kemenkumham Kepri.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan besar terhadap acara ini, khususnya kepada Ibu Dewi dari Dekranasda, Bank Indonesia, dan Kemenkumham,” tambah Hasan.
Kepri Creative Explore menjadi bagian dari strategi Pemprov Kepri dalam mendukung program nasional pengembangan ekonomi kreatif.
Provinsi Kepri sendiri termasuk dalam 15 provinsi prioritas pengembangan ekonomi kreatif nasional berdasarkan RPJMN, dengan potensi besar dari sektor pariwisata dan letak geografisnya yang strategis sebagai daerah perbatasan.
Sebagai provinsi maritim dengan sumber daya laut melimpah, Kepri punya peluang besar dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

